LAPORAN PERCOBAAN 5. (REAKSI-REAKSI HIDROKARBON).

 LAPORAN PERCOBAAN 5. REAKSI-REAKSI HIDROKARBON.

 

LAPORAN

PRATIKUM KIMIA ORGANIK I

PERCOBAAN V

REAKSI-REAKSI HIDROKARBON

DISUSUN OLEH :

SONI FITRI BR NABABAN

(NIM : A1C119097)

 

DOSEN PENGAMPU :

Dr. Drs. SYAMSURIZAL., M.Si

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021

  

VI. Data Pengamatan :

Tes Bayer Reaksi KMnO4 dengan Hidrokarbon

Prosedur Kerja

Fungsi alat dan bahan

Tujuan

Hasil Pengamatan

1.  Disiapkan rak tabung

reaksi dan ditempatkan

4 buah tabung reaksi

2. Ditempatkan 1 ml hidrokarbon dalam tabung reaksi terpisah

Pada tabung 1: sikloheksana,

tabung 2: sikloheksena, tabung 3: heksana, dan tabung 4 : toluene

3. Ditambahkan 2 ml KMnO4 ke dalam setiap tabung reaksinya.

4. Lalu digoyangkan tabung reaksi dan

5. kemudian dibiarkan selama 2 menit

 

Gelas ukur: untuk mengukur takaran semana banyak  dari masing-masing bahan yang akan dituang.

Tabung reaksi : sebagai wadah menampung bahan pada masing-masingnya dan juga tempat wadah mereaksikan campuran.

Pipet tetes: untuk memindahkan dan menuangkan  senyawa hidrokarbon ke tabung  reaksi

Rak tabung reaksi: sebagai wadah meletakkan tabung reaksi

Sikloheksana = bahan senyawa  alkana hidrokarbon

Sikloheksena  = bahan senyawa alkena hidrokarbon

Heksena  = bahan senyawa alkena  hidrokarbon

Toluene = bahan senyawa  aromatik hidrokarbon

KMnO4 =  untuk mengidentifikasi hidrokarbo jenuh dan tidak jenuh melalui reaksi oksidasi

 

Untuk melihat perubahan warna dalam mengidentifikasi reaksi pada senyawa hidrokarbon dengan KMnO4 .

 

Tabung 1 = Sikloheksana + KMnO4 terbentuk

Tabung 2 = Sikloheksena + KMnO4 terbentuk

Tabung 3 =  Heksena + KMnO4 terbentuk

Tabung 4 = Toluene + KMnO4 terbentuk



VII. Pembahasan

Jadi pada percobaan reaksi-reaksi idrokarbon ini banyak yang bisa diuji, dimana salah satunya itu adalah mereaksikannya dengan cara tes bayer yang dimana dengan menggunakan bahan KMnO4. Dimana kalium permanganate ini merupakan dari senyawa kimia organic yang dimana berperan dalam membersihkan luka yang dimana senyawa ini menjadi obat-obatan. Jadi dalam percobaan ini Pada percobaan ini untuk mengidentifikasi reaksi hidrokarbon ini dilakukan dengan rekasi KMnO4 (uji baeyer) dimana tes bayer ini merupakan bentuk pengujian dengan mendeteksi kereaktifan alkena, alkana dan  toluene terhadap oksidator KMnO4 yang berperan sebagai katalis. Dimana percobaan ini digunakan senyawa hidrokarbon seperti sikloheksana, sikloheksena, heksena dan toluene dan Larutan KMNO4 yang  berperan untuk mengidentifikasi hidrokarbon jenuh dan tidak jenuh melalui reaksi oksidasi. . Dimana apabila reaksi ini terjadi bisa dilihat dan ditandai dengan warna ungu dari senyawa  Kalium Permangate(KMnO4) itu akan mengalami perubahan warna ataupun warna aslinya itu akan hilang. Dan akan  terbentuk suatu endapan coklat  dari MnO4.

Pada hasil dari percobaan ini pada pencampuran reaksi  senyawa hidrokarbon dengan KMnO4 itu ada yang menghilangkan warna ungu dan ada yang mengalami perubahan warna  endapan coklat. Pada  sikloheksena dan heksena  tergolong  senyawa  tak jenuh dan apabila dicampurkan dengan KMnO4 mengalami  perubahan warna endapan coklat  karena larutan KMnO4 menggoksidasi senyawa tak jenuh. Hal ini menunjukkan terjadinya reaksi oksidasi dimana ikatan rangkap diubah menjadi ikatan tunggal dalam hal ini ikatan  pada ikatan rangkap dua terputus karena sifatnya yang lebih lemah. Sebaliknya pada sikloseksana  termasuk alkana dan toluena termasuk senyawa aromatik itu tidak dapat  reaktif dengan KMnO4 sehingga hasil percobaan sikloheksana dan toluene dicampurkan KMnO4 tidak menghilangkan warna ungu dan membentuk dua lapisan. Dalam larutan rekasi hidrokarbon dengan KMnO4 ini sangat berpengaruh pada hasilnya, dari perbandingan jumlah massa atau mol yang dicampurkan atau direaksikan mungkin bisa dilihat apakah seiimbang atau tidak. Itulah yang menyebabkan kedua reaksi hidrokarbon dengan KMnO4 itu akan berekasi atau tidak.

VIII. Pertanyaan pascapraktek
1.      Mengapa harus KMnO4 diuji dengan rekasi hidrokarbon?
2.      Jelaskan apa yang maksud arti dari reaksi hidrokarbon dengan KMnO4 itu ada yang mengalami perubahan warna dan ada yang tidak(tetap warna asli KMnO4?
3.      Bagaimana caranya agar pada percobaan KMnO4 dengan reaksi hidrokarbon itu dapat bisa berubah warna?

IX. Kesimpulan

Berdasarkan hasil percobaan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

  • 1.      Untuk mengetahui pencampuran reaksi hidrokarbon dengan KMnO4 dengan tes uji bayer yang dimana merupakan bentuk pengujian dengan mendeteksi kereaktifan alkana, alkena dan toluene terhadap oksidator KMnO4 yang berperan sebagai katalis.
  • 2.      Untuk membedakan sifat-sifat kimia hidrokarbon jenuh dan tidak jenuh maupun aromatic dilihat dari hasil percobaannya. Yang dimana apabila hasilnya nmenyatu atau pertanda telah mengalami perubahan warna maka itu menandakan bahwa alkena tergolong  senyawa  tak jenuh dan apabila dicampurkan dengan KMnO4 mengalami  perubahan warna endapan coklat  karena larutan KMnO4 menggoksidasi senyawa tak jenuh. Sebaliknya pada alkana dan toluena termasuk senyawa aromatik itu tidak dapat  reaktif dengan KMnO4 sehingga hasil percobaan sikloheksana dan toluene dicampurkan KMnO4 tidak menghilangkan warna ungu dan membentuk dua lapisan.

XI. Daftar pustaka

Antonius. 2013. Studi Hidrogenasi Senyaawa Hidrokarbon Golongan Alkena dan Alkuna Secara                     Komputasi. Vol 1. No 1:45

Candra. 2013. Hidrogenasi elektrokimia Hidrokarbon. Jurnal kimia. No 2. Vol 2

Rahman, S., Irawan, A., Kurniawan, T., 2020. KONVERSI HIDROKARBON MENJADI OLEFIN MELALUI PERENGKAHAN TERMAL DAN KATALITIK. Jurnal Integrasi Proses Vol. 9, No. 1

Syamsurizal. 2019. https://syamsurizal.staff.unja.ac.id/2019/01/21/reaksi-reaksi-hidrokarbon/

Wibrahama. 2012. Dasar-Dasar Kimia Organik. Jakarta: Bina Aksara


Komentar

  1. Baiklah saya Febby Rahmadayani nim A1C119052 akan menjawab pertanyaan dari Sony Fitri Nababan pada kmno4 itu dapat menguji reaksi reaksi hidrokarbon dengan cara perubahan warna dari warna asli kmno4 berubah menjadi di warna coklat disebabkan karena adanya pengendapan mno2 di mana apabila perubahan warna maka senyawa hidrokarbon tersebut adalah jenuh dan apabila tidak berubah warna atau tetap berwarna asli maka reaksi tersebut adalah senyawa jenuh

    BalasHapus
  2. baiklah saya Esra Oktapriani Gultom dengan nim A1C119059 akan menjawab pertanyaan no 3
    KMnO4 dengan reaksi hidrokarbon itu dapat bisa berubah warna karena terjadinya reaksi oksidasi dimana ikatan rangkap diubah menjadi ikatan tunggal dalam hal ini ikatan pada ikatan rangkap dua terputus karena sifatnya yang lebih lemah.

    BalasHapus
  3. Baiklah perkenalkan nama saya Lela Sastry Br Sormin dengan Nim A1C119086 akan menjawab pertanyaan no 1 Dimana kalium permanganate ini merupakan dari senyawa kimia organic yang dimana berperan dalam membersihkan luka yang dimana senyawa ini menjadi obat-obatan. Jadi dalam percobaan ini Pada percobaan ini untuk mengidentifikasi reaksi hidrokarbon ini dilakukan dengan rekasi KMnO4 (uji baeyer) dimana tes bayer ini merupakan bentuk pengujian dengan mendeteksi kereaktifan alkena, alkana dan toluene terhadap oksidator KMnO4 yang berperan sebagai katalis. Dimana percobaan ini digunakan senyawa hidrokarbon seperti sikloheksana, sikloheksena, heksena dan toluene dan Larutan KMNO4 yang berperan untuk mengidentifikasi hidrokarbon jenuh dan tidak jenuh melalui reaksi oksidasi.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Percobaan 10 (Pembuatan Sikloheksanon)

Jurnal percobaan 2. (Penentuan Kelas Kelarutan)